Sukses Keren Tanpa Ngoyo

Jangan pakai warna Merah saat Negosiasi

on Jul 25, 2013 | 0 comments

merah

Merah adalah warna yang hangat, warna yang memberi gairah, dan merupakan warna yang intensitas dan frequensinya tinggi.  Secara psychology warna merah memproduksi respon biologis, membuat orang lebih semangat, panas, dan  lebih mudah terganggu dikarenakan naiknya pulsa,  ritme  pernafasan.

Walaupun warna merah terang dikenal sebagai warna yang sexi dan menarik perhatian, namun merah juga membuat kesan lebih berat pada tubuh dan juga menstimuli nafsu makan. Mungkin itu penyebab banyak restoran menggunakan unsur merah dalam dekor mereka.

Warna merah juga kadang bisa menimbulkan persepsi berani dan konfrontasional, Contohnya seperti dalam pertunjukan matador. Oleh karena itu sebaiknya warna merah jangan digunakan saat negosiasi. Seandainya terpaksa menggunakan warna merah saat negosiasi, siasatilah dengan sesuatu yang lebih sejuk, seperti kalung perak atau syal abu abu disekitar wajah anda.

Namun kita juga jangan sampai mengesampingkan warna, atau memusuhi warna tertentu dan tidak mau memakainya. Karena  Semua frequensi  warna pelangi seperti  merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu sangat kita perlukan untuk melancarkan aura kita.  Hiduplah selaras dan  seimbang, tanpa perlu  memusuhi warna tertentu,  hanya saja berhati hati melihat dampak psychology dari warna , sehingga bisa mengatasi kesulitan anda saat negosiasi dan mungkin melancarkannya.

 

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>