Sukses Keren Tanpa Ngoyo

Humanis

BEKERJA 18 JAM SEHARI, TUKANG SAYUR INI SUMBANG RP 4 MILIAR

BEKERJA 18 JAM SEHARI, TUKANG SAYUR INI SUMBANG RP 4 MILIAR

on Dec 9, 2014 | 0 comments

Membantu sesama adalah perbuatan mulia, apalagi dengan tulus hati. Jika kita mendengar orang kaya menyumbang mungkin itu adalah hal yang biasa. Tapi, jika seorang tukang sayur mampu menyumbang sebesar 4M untuk orang tak mampu, bukankah itu luar biasa? Anda mungkin heran, tapi itulah yang dilakukan oleh Chen shu Chu perempuan asal Taiwan ini. Chen Shu Chu berusia 63 tahun dan tidak menikah. Chen bekerja 18 jam setiap harinya 6 hari dalam sepekan untuk berjualan sayuran di pasar induk Distrik Taitung, Taiwan. Chen menyumbangkan hasil kerja kerasnya ke yayasan sosial. Total yang sudah disumbang chen 10 juta dolar taiwan atau Rp 4 miliar. Chen Shu Chu adalah sosok perempuan sederhana dari keluarga miskin. Ibunya meninggal setelah melahirkan adiknya karena tidak memiliki biaya untuk perawatan rumah sakit. Chen pun harus mulai berdagang sayur dan berhenti sekolah. Lebih menyedihkan, adik laki-lakinya juga meninggal karena sakit flu dan tidak ada uang untuk biaya rumah sakit. Sedih dan marah yang dirasakan chen harus kehilangan orang-orang yang dicintainya karena keterbatasan biaya,membuat chen bertekad untuk menolong orang-orang yang tak mampu seperti dirinya. Bagi perempuan pemeluk agama budha ini, uang tidak begitu penting sebab menurutnya uang tidak akan dibawa mati. Chen hidup bersahaja dan tidak memiliki hasrat atau keinginan untuk hidup mewah. Bagi chen, uang itu banyak dibutuhkan orang-orang tak mampu. Itulah mengapa chen memilih untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk membantu sesama bahkan chen turut membantu membangun rumah sakit dan sekolah. Chen pernah berkata, “Semua orang bisa melakukannya. Ini bukanlah seberapa banyak uang yang anda habiskan, tapi bagaimana anda memanfaatkan uang anda.” Direktur Kids Alive International, Daniel Lu, mengaku terkejut saat menerima sumbangan chen. Sikap chen telah merubah anggapan hanya orang kaya yang bisa menolong orang-orang tak mampu. Chen mengungkapkan bahwa dia senang bisa menyumbang dan merasa telah melakukan sesuatu yang benar dan ini datang dari lubuk hatinya terdalam. Semua ini membuat dia bahagia dan bisa tersenyum ketika tidur. Sungguh luar biasa! Chen telah menarik perhatian internasional atas sikapnya yang dermawan ini. Pada tahun 2010,Time memasukkan nama chen dalam daftar 100 orang berpengaruh. Begitu juga Reader’s Digest menempatkan chen dalam kategori Asian of the Year. Dua tahun lalu Chen mendapat penghargaan Ramon Magsaysay diberikan oleh Presiden Filipina, Benigno Aquino dan hadiah uang sebesar US$50.000. Lebih hebatnya...

Read More